| Control Yourself, Transform your Life! |
| Saturday, 22 November 2008 09:54 | |
|
Hidup di kota besar seperti Jakarta, Anda tidak akan pernah luput dari kejadian-kejadian dimana kemampuan pengendalian diri Anda diuji sampai pada batasnya. Mulai dari kegelisahan Anda ketika berhadapan dengan jalanan yang selalu macet baik di pagi maupun sore hari. Belum lagi ditambah dengan segudang persoalan di tempat kerja yang cukup membuat Anda merasa penat, kesal dan sebagainya. Tiba-tiba saja ketika Anda hendak pulang dari kantor, seseorang menyebrang dengan sembarangan dan mobil Anda hampir menabraknya. Apa yang akan Anda katakan? Anda punya beberapa pilihan. Mungkin Anda akan berteriak langsung dari dalam kendaraan dan memaki orang yang menyebrang tersebut dengan kata-kata yang kasar. Mungkin Anda hanya mengumpat dengan mengatakan kepada rekan Anda betapa bodohnya orang tersebut, masih dengan kata-kata yang kasar tapi kali ini tidak ditujukan langsung. Kemungkinan lainnya adalah Anda menyikapinya dengan santai saja dan tidak akan mengganggu ‘mood’ Anda hari itu. Contoh klasik lainnya yang mungkin sudah sering Anda dengar adalah ketika sedang sarapan tiba-tiba saja anak Anda secara tidak sengaja menyenggol Anda sehingga kopi Anda tumpah ke kemeja Anda. Anda mungkin saja memarahi anak Anda dan dengan perasaan kesal berangkat ke kantor yang akhirnya berbuntut pada sebuah pernyataan yang keluar dari mulut Anda “Today was a bad day”. Atau sebaliknya Anda akan menyikapi dengan santai, mengganti pakaian Anda dan tetap menikmati hari tersebut tanpa terganggu oleh insiden kecil yang tidak disengaja oleh anak Anda. Anda akhirnya bisa mengatakan “I love today”. Apa yang ingin saya katakan dengan ilustrasi-ilustrasi kejadian di atas? Sederhana. Saya ingin mengatakan bahwa Anda punya pilihan bagaimana Anda akan bereaksi terhadap apa yang terjadi dengan Anda. Banyak hal akan menjadi lebih efektif ketika Anda dapat mengendalikan diri dengan baik. Saya teringat sebuah ungkapan sederhana yang mengatakan bahwa bila Anda emosional maka ruginya jelas di depan mata. Sebaliknya bila Anda bisa tetap tenang, tentunya Anda akan berpikir dengan lebih bijak dan bereaksi dengan cara yang lebih baik dan niscaya akan mendapatkan hasil yang baik pula. Hidup ini bukanlah tentang apa yang terjadi pada kita. Anda pasti ingat sebuah film menarik yang dikemas secara segar lewat peran Adam Sandler sebagai Dave, seorang pria yang menjalani terapi lewat program yang bernama Anger Management. Film ini seakan menegaskan bahwa Anda sesungguhnya punya kendali penuh atas reaksi Anda terhadap apa yang terjadi. Remember this: You choose your reaction! Men Jung, MM |
